Sahabat Sejati
Siapa yang gak tau apa itu sahabat, sahabat adalah orang yang sangat dekat dengan kita, orang yang menjadi tempat curahan hati, orang yang menjadi tempat untuk saling berbagi, dan yang terpenting harus saling mengerti antara satu sama lain. Sahabat tidak terbatas pada teman semata, tetapi bisa saja orang tua kita pun menjadi sehabat terbaik bagi diri kita.
Kita tahu, pasti semua orang ingin mempunyai sahabat di dunia ini. Tak ada seorang pun yang tak ingin mempunyai sahabat. Sahabat bisa menjadi sebuah motivasi untuk kita. Saling berbagi, saling memberi, saling menyayangi, dan saling mengerti. Banyak sekali yang dapat kita lakukan bersama sahabat kita.
Tapi apakah sahabat yang kita punya saat ini adalah sahabat sejati?
Tentu saja jika orang tua yang menjadi sahabat kita, orang tua akan terus menjadi sahabat sejati bagi kita. Tapi masalahnya kita membahas sahabat yang bukan dari hubungan keluarga, tetapi sahabat yang sebelumnya belum kita kenal, apakah sahabat tersebut merupakan sahabat sejati bagi kita?
Sahabat sejati adalah sahabat yang selalu mendukung kita, memotivasi kita , mengerti sifat kita, dan yang utama adalah selalu menerima kita apa adanya. Sahabat sejati pasti selalu menegur kita jika kita berbuat kesalahan, sahabat sejati tidak hanya mau diberi tapi selalu mau memberi. Sahabat sejati takkan pernah mengkhianati sahabatnya.
Sebenarnya, sulit bagi kita apakah sahabat kita saat ini merupakan sahabat sejati? Mengapa kita sulit mengetahuinya?
Jawabannya karena untuk meraih kata “Sahabat Sejati” kita membutuhkan proses yang sangat panjang, bahkan sampai bertahun-tahun. Proses yang sangat panjang harus kita lalui untuk mecapai kata “Sahabat Sejati” tersebut.
Nah, proses inilah yang harus kita lalui bersama sahabat kita untuk mencapai persahabatan yang sejati. Proses yang pastinya tidak mudah, banyak gelomban-gelombang tantangan yang menerjang. Kesedihan, kesenangan, kesulitan, kemudahan, kerja sama, gotong royong, saling memaafkan, saling memberi, saling mengerti, dan juga pertengakaran, permusuhan, saling menjauhi, dan dalam bahasa gaulnya ill’feel dengan sesame sahabat harus kita lalui. Dan kata “Sahabat Sejati” akan tercapai seiring dengan berjalannya waktu. Tapi ingat, semua itu perlu proses yang sangat panjang.
Lalu apakah yang harus kitan lakukan untuk mencapai kata “Sahabat Sejati” tersebut?
Nahhhh, inilah yang terpenting bagi kita untuk mencapai hal tersebut. Hal yang harus kita lakukan untuk dapat memperoleh sahabat sejati adalah:
1. Memberi sebuah kebahagian yang berbeda kepada sahabat kita.
2. Saling terbuka dalam perkara yang lebih menyatukan persahabatan.
3. Menerima apa adanya sahabat kita.
4. Jika sahabat kita melakukan hal yang membuat hati kita tersinggung, bicarakanlah baik-baik dengan sahabat kita itu, janganlah menjauhi sahabat kita tanpa tahu alasan yang jelas.
5. Maafkanlah sahabat kita jika dia melakukan kesalahan sebelum dia meminta maaf kepada kita.
6. Jika kita melakukan kesalahan kepada sahabat kita, minta maaflah secepatnya.
7. Harus mau menjadi buku diary yang siap menerima curhatan sahabat kita.
8. dan yang terpenting tulus untuk menjalin persahabatan yang sejati.
Sebenaranya keberhasilan kita mencapai kata “Sahabat Sejati” tergantung apa yang kita lakukan untuk mencapainya. Dan ingat! Sahabat sejati takkan menkhianati sahabatnya.